Jerman Juara Piala Dunia U-17, Erick Thohir: Final yang Klimaks!

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO — Jerman secara dramatis menyabet gelar juara Piala Dunia U-17 2023. Jerman menekuk Prancis lewat drama adu penalti 4-3 (2-2) di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/11/2023).

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku terhibur menyaksikan duel sengit antarkedua tim. Jerman awalnya unggul 2-0. Namun Les Bleuets sukses comeback pada waktu normal untuk memaksakan adu penalti. 

Baca Juga

Jerman Perdana Juara Piala Dunia U-17, Kalahkan Prancis di Final Lewat Adu Penalti

Babak Pertama Final U17 Timnas Jerman Vs Perancis

Jerman Ungguli Prancis 1-0 pada Babak Pertama Final Piala Dunia U-17 2023

Begitu memasuki duel adu penalti, Jerman menunjukkan kematangannya. Tiga penendang Prancis gagal memasukkan bola. Der Panzer unggul 4-3. Sementara Heide dan Brunner merupakan eksekutor Jerman yang gagal menggetarkan gawang Prancis. 

“Pertandingan yang benar-benar mendebarkan. Final yang klimaks. Prancis menunjukkan mentalitas tidak mengenal menyerah. Walau tertinggal mereka bisa mengejar skor untuk memaksakan pertandingan disudahi dengan adu penalti,” kata Erick.

Pujian diberikan pria yang juga menjabat sebagai Ketua LOC Piala Dunia U-17 tesebut kepada Jerman.

“Jerman pantas menjadi juara. Semenjak penyisihan grafik performa mereka terus menanjak. Mereka menyingkirkan tim kuat Spanyol dan Argentina sebelum akhirnya bersua Prancis di laga puncak,” ujarnya.

Erick berharap tontonan seru duel final memberi pembelajaran bagi sepak bola Indonesia. “Piala Dunia U-17 menjadi contoh pentingnya kita serius akan pembinaaan usia dini. Untuk membentuk timnas senior yang solid perlu ditopang pembinaan yang berkesinambungan. PSSI mendapat pelajaran banyak dari Piala Dunia U-17, tak hanya sebagai pengelola event tapi juga pemikiran masa depan berkaitan dengan pembinaan,” kata dia.

Daftar Juara Piala Dunia U-17

1985 China

Juara: Nigeria Runner-up: Jerman Barat Peringkat Ketiga: Brasil

1987 Kanada

Juara: Uni Soviet Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Pantai Gading

1989 Skotlandia 

Juara: Arab Saudi Runner-up: Skotlandia Peringkat Ketiga: Portugal

1991 Italia

Juara: Ghana Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Argentina

1993 Jepang

Juara: Nigeria Runner-up: Ghana Peringkat Ketiga: Chili

1995 Ekuador

Juara: Ghana Runner-up: Brasil Peringkat Ketiga: Argentina

1997 Mesir

Juara: Brasil Runner-up: Ghana Peringkat Ketiga: Spanyol

1999 Selandia Baru

Juara: Brasil Runner-up: Australia Peringkat Ketiga: Ghana 

2001 Trinidad dan Tobago 

Juara: Prancis Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Burkina Faso

2003 Finlandia

Juara: Brasil Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Argentina

2005 Peru

Juara: Meksiko Runner-up: Brasil Peringkat Ketiga: Belanda

2007 Korea Selatan

Juara: Nigeria Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Jerman

2009 Nigeria

Juara: Swiss Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Spanyol

2011 Meksiko

Juara: Meksiko Runner-up: Uruguai Peringkat Ketiga: Jerman

2013 UEA

Juara: Nigeria Runner-up: Meksiko Peringkat Ketiga: Swedia

2015 Chile

Juara: Nigeria Runner-up: Mali Peringkat Ketiga: Belgia

2017 India

Juara: Inggris Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Brasil

2019 Brasil

Juara: Brasil Runner-up: Meksiko Peringkat Ketiga: Prancis

2023 Indonesia

Juara: Jerman Runner-up: Prancis Peringkat Ketiga: Mali 

Juara Lebih dari 1 Kali

Nigeria 5 (1985, 1993, 2007, 2013, 2015))

Brasil 4 (1997, 1999, 2003, 2019)

Ghana 2 (1991, 1995)

Meksiko 2 (2005, 2011)

Juara Berdasarkan Konfederasi

CAF (7)

UEFA (5) 

CONMEBOL (4)

CONCACAF (2)

AFC (1)

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika …

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *